Yuk, Mulai Decluttering dan Jual Preloved-mu!

Pernah nggak, sih, kamu stres melihat baju-baju di lemari kamu yang menumpuk? Atau, kamu nggak sadar kalau selama ini suka impulsif beli baju? Atau bisa juga, kamu ngerasa baju yang kamu pakai itu-itu saja sehingga banyak baju lainnya yang hanya jadi pajangan di lemari kamu? Nah, itu tandanya kamu harus memulai untuk decluttering. 

Decluttering mungkin sempat kembali dipopulerkan oleh Marie Kondo, seorang konsultan metode merapikan rumah asal Jepang, dalam bukunya yang berjudul The Life-Changing Magic of Tidying Up. Konsep declutter sebenarnya lekat, lho, dengan keseharian kita. Karena arti dari declutter sendiri adalah kegiatan membereskan rumah dengan mengurangi barang yang tidak lagi diperlukan. 

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu rasakan setelah melakukan kegiatan declutter. Selain bisa menghilangkan stres, declutter terbukti memberikan efek positif pada psikis dan mental kamu. Nggak ada lagi, tuh, perasaan bingung dan kesulitan ketika nggak bisa mencari baju yang mau kamu pakai, karena menumpuk dengan baju lainnya. Lantas, bagaimana sih cara decluttering yang efektif sehingga tidak makan waktu?

How to Start Decluttering

Langkah paling mudah yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat kategori. Mana baju yang mau kamu simpan, dan mana baju yang mau kamu singkirkan. Sedikit tips yang mau Tinkerlust kasih, jangan ragu dan jangan terlalu banyak mikir! Semakin kamu banyak berpikir, semakin lama dan susah untuk menyingkirkan baju kamu. Cara ini bisa kamu lakukan bertahap, dan jangan lupa minta bantuan kakak atau adikmu kalau kamu merasa perlu bantuan. 

Lalu, bagaimana nasib baju-baju yang sudah kamu singkirkan? Kamu bisa donasi kepada yang membutuhkan, atau bisa juga dijual kembali kalau kamu merasa baju tersebut masih layak dipakai. Dari situ, kan, kamu bisa dapat keuntungan! Apa saja, sih, kriteria baju yang layak dijual, dan ke mana kamu harus menjual baju preloved kamu? 

 Questions to Ask Before Selling

Ada 3 pertanyaan yang kira-kira bisa ditanyakan kepada diri kamu sendiri sebelum memutuskan untuk menjual baju preloved.

Will the item be worth my time to sell?

Menjual baju preloved kamu sebenarnya agak memakan waktu. Kamu harus memikirkan harga yang pas, memfoto baju untuk di-upload, menghitung keuntungan, dan lain sebagainya. Coba kamu pikirkan, apakah kamu memiliki waktu untuk melakukan proses tersebut?

 Is the item going to be in demand?

Kalau kamu punya white t-shirt yang mau kamu jual, kira-kira ada yang berminat nggak, ya? Lalu, kemana kamu harus jual baju preloved kamu? Apakah di Instagram pribadi, atau ke platform yang aman dan terpercaya? 

Can I group items together into a lot?

Kalau kamu hanya ingin menjual baju dalam jumlah sedikit, mungkin nggak akan jadi masalah! Tapi bagaimana kalau ternyata kamu ingin menjual baju preloved dalam jumlah yang banyak sekaligus, supaya lebih menghemat waktu yang dikeluarkan?

Sebenarnya, kamu nggak perlu pusing dengan masalah-masalah di atas kalau kamu menjual baju preloved kamu di platform yang aman seperti Tinkerlust. Mulai dari proses menetapkan harga, mengangkut baju, memfoto, hingga transaksi akan dibantu dari teman-teman Tinkerlust! Tentunya mempermudah kamu, kan? Yuk, mulai untuk declutter dengan jual barang preloved kamu di Tinkerlust! Kamu bisa kunjungi tinkerlust.com/sell untuk info selengkapnya, ya!

 

SHARE ON:

SHARE ON:

DISCOVER MORE

DISCOVER MORE