Mengenang Céline: Phoebe Philo hingga Kontroversi Hedi Slimane

Berawal dari tahun 1946 dengan koleksi sepatunya, Céline Vipiana mulai memfokuskan koleksi ready-to-wear di tahun 1970. Beberapa designer ternama telah menyumbang kreasinya untuk koleksi ready-to-wear milik Céline ini, mulai dari Michael Kors yang mendesain koleksi aksesoris hingga Roberto Menichetti yang mendesain koleksi purse.

Via Vogue UK

Memasuki tahun 2008 saat Phoebe Philo diangkat sebagai creative director Céline, beliau berhasil menciptakan berbagai fashion trends yang inovatif yang telah diikuti banyak penikmat fashion. Fashion trends yang dipelopori Philo diantaranya adalah koleksi Pyjama Shirt yang dikeluarkan pada runway Céline S/S 2011 lalu. Selain itu terdapat juga Mannish Coat yang terinspirasi dari gaya berpakaian pria. Potongan coat ini lebih panjang di sisi depan dan terlihat oversized pada bagian pinggang kebawah. Selain bermain pada koleksi pakaian, koleksi aksesoris nya juga tidak kalah populer. Tas andalan dari Philo yaitu Trapeze Bag berhasil menembus pasar dan eksis di kalangan selebriti internasional.

Memasuki tahun terakhir di masa jabatannya pada awal tahun 2018, Philo digantikan oleh Hedi Slimane sebagai creative and image director Céline. Di masa peralihan ini, Slimane membuat kontroversi dengan mengganti "é" pada logo Céline di awal bulan September kemarin. Ia mengumumkan perubahan logo Céline yang sekarang telah berubah menjadi Celine tersebut dalam unggahan video melalui akun instagram resmi Celine (@Celine). Ia mengungkapkan alasan dibalik perubahan logo tersebut terinspirasi dari Céline versi tahun 1960 dimana aksen é jarang digunakan.

Via Instagram (@Celine)

Perubahan designer tersebut mengundang pro kontra terhadap fans Philo maupun penikmat fashion yang memang mengikuti perkembangan koleksi Céline. Koleksi pertama Celine pada era Hedi Slimane berupa tas berbahan kulit, berhias gold hardware seperti yang terlihat pada Lady Gaga. Kontroversi yang muncul berawal dari ide-ide kontras yang digagas Slimane yang sangat berbanding terbalik dengan Philo. Gagasan Slimane yang memasukkan esensi art dan music ke dalam fashion merupakan bukti bahwa ia ingin merubah keseluruhan image yang dimiliki Céline. Hal ini kemudian diperkuat dengan pembersihan instagram @Celine dari koleksi-koleksi era Philo yang terdahulu.

Selain itu, koleksi Slimane selanjutnya juga telah dipamerkan pada perhelatan Paris Fashion Week S/S bulan September kemarin.

So, gimana Tinkerbabe? Kamu Team Philo atau Slimane? Yuk belanja koleksi fashion items dari Céline hanya di website kami

 

Shop From Indonesia's Most Fashionable Closets